perjuangan operator korbankan seluruh raganya tuk lumpuhkan kayu berwajah torpedo yang sekeras baja

9 Просмотры
Размещено
Tak terlintas kayu putih yang lemah ternyata penuh kekuatan besi membuat operator hilang kesabaran❕
DUH, MATI SAJA MAHAL BIAYANYA❕sawmill kebanjiran pesanan proses belah dinding penutup mayat

Dinding Penutup Mayat

Ada sebuah benda yang wajib dipakai dalam prosesi penguburan mayat, terutama untuk ajaran Islam, yakni bilahan kayu penutup mayat dalam kubur. Kayu-kayu yang dipotong dengan ukuran rata-rata 75 sentimeter itu, berfungsi untuk menjaga tubuh mayat agar nempel pada tanah. tetap dalam liang lahad. Mayat yang dikubur biasanya pada posisi miring menghadap ke tanah yang sudah diberi galian, seperti gua. Itulah liang lahad. Nah, menurut sebagian orang, kayu itu berguna agar posisi mayat tetap miring di liang lahad. Ada juga yang mengatakan, bila tanah kubur semakin ke bawah atau terjadi urug, maka posisi mayat cukup aman sebab berada di dalam "gua liang lahad" tadi.

Di beberapa daerah, liang lahad itu tidak di sisi, tapi di tengah. Jadi, mayat hanya tinggal dimasukkan ke dalamnya, tanpa repot memiringkannya lagi. Namun, tetap menggunakan kayu penutup. Apa bahasa Indonesia untuk bilahan kayu itu? Saya sendiri tidak tahu. Tapi orang Betawi biasa menyebutnya "dinding ari". Orang Sunda bilang "padung" dan orang Jawa menyebutnya "blabag".

Dulu, orang membuat dinding penutup mayat dengan menggunakan bambu. Bambu dipecah sehingga menjadi melebar. Pernah ada cerita, karena bambu-bambu yang digunakan itu masih mengandung tunas, yang biasanya tampak pada buku bambu, maka setelah bertahun-tahun akan muncul bakal pohon bambu. Maka tidak heran bila dalam satu kuburan terdapat pohon bambu. Pohon bambu yang tumbuh itu boleh jadi berasal dari dinding penutup mayat. Makanya, menurut sebagian orang, bila pergi ke suatu tempat yang banyak pohon bambunya, jangan sembarangan duduk di bawahnya. Sebab bisa jadi tempat yang kita duduki itu adalah kuburan.


Asam Jawa (Tamarindus indica) adalah pohon berperawakan besar yang selalu hijau. Buahnya rasanya asam dan sering digunakan sebagai bumbu masakan atau minuman
Kayu Asam Jawa Sebagai Kayu Bertuah Kayu asam Jawa merupakan salah satu jenis kayu yang dianggap bertuah bagi masyarakat tertentu, khususnya masyarakat Jawa. Bagian hitam kayu terasnya disebut galih asam, yang dianggap bertuah untuk keselamatan, untuk menolak jin jahat dan menolak tenung

#woodworking
#kayuasam
#kayuterkeras
#sawmill
#mesinbandsaw
Категория
Самодельные станки ЧПУ
Комментариев нет.